BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

29 Mei 2009

If I Were A Boy

If I were a boy
Even just for a day
I'll roll out of bed in the morning and throw on what i wanted and go
Drink beer with the guys and chase after girls
I can get away with what I wanted
and I never get confronted for it cause they stick up for me
If I were A boy
I think I could understand
how it feels to love a girl I swear I be a better man
I listen to her
Cause I know how it hurts
When you lose the one you wanted
Has taken you for granted and everything you have had got destroyed
If I were a boy
I'll would turn off my phone tell everyone it's broken
So they think that i sleeping alone
I'll put myself first and make the rules as i go
Cause I know that she'll be faithful
waiting for me to come home to come home
If I were a boy
I think I could understand
How it feels to love a girl I swear i be a better man
I listen to her
Cause I know how it hurts
When you lose the one you wanted
Has taken you for granted and everything you had got destroyed
It's a little to late for you to come back
Say it's just a mistake think i forgive you like that
If you thought i would wait for you you thought wrong
But your just a boy
You don't understand (yeah you don't understand)
How it feels to love a girl some day you wish you were a better man
You don't listen to her you don't care how it hurts
Until you lose the one you wanted cause you taken her for granted and Everything you had got destroyed

But your just a boy

Beyonce Knowles

11 Mei 2009

Badai Matahari

Kemarin pas baca koran Solopos, 3 Mei 2009 aku sempat tercengang dengan artikel di halaman IPTEK yang berjudul “Badai Matahari Mengintai Bumi”. Baca judulnya aja udah miris, gimana dengan isinya? Ini isi artikel yang berjudul “Badai Matahari Mengintai Bumi” yang diambil dari Solopos edisi Minggu, 3 Mei 2009:

“Laporan New Scientist edisi terbaru menyebutkan ancaman tersebut bukanlah skenario ilmiah satu banding sejuta. Sebagaimana dikutip dari www.inilah.com, ancaman itu sangat nyata, dan mungkin terjadi pada bulan September 2012. Sementara, sejarah pernah mencatat badai matahari dahsyat terjadi 1 September 1859, pada pagi hari.

Maksud dari badai matahari atau solar storm itu, seperti ditulis www.erabaru.or.id adalah siklus kegiatan peledakan dahsyat dari masa puncak kegiatan bintik matahari (sunspot). Biasanya setiap 11 tahun akan memasuki periode aktivitas badai matahari. Ilmuwan Amerika baru-baru ini memperingatkan bahwa pada tahun 2012 bumi akan mengalami badai matahari dahsyat (solar storm).

Sementara www.newscientist.com, melaporkan bahwa badai matahari ini memiliki daya rusak jauh lebih besar dari badai angin Katrina. Dan hampir semua manusia tidak akan dapat melepaskan diri dari dampak bencananya.

Cerita di atas kedengaran mustahil. Dalam keadaan normal matahari tidak akan bisa menyebabkan bencana besar seperti itu pada bumi. Namun, laporan khusus yang dikeluarkan oleh National Academy of Sciences, Amerika Serikat pada bulan Januari 2009 menyatakan bahwa bencana seperti ini sangat mungkin bisa terjadi.

Studi tersebut disponsori oleh NASA. Dalam beberapa dekade, dalam perkembangan masyarakat manusia, peradaban barat telah menanamkan bibit-bibit kehancuran mereka sendiri.

Cara hidup modern secara berlebihan yang sangat tergantung pada ilmu pengetahuan dan teknologi, secara tidak sengaja membuat kita lebih banyak terperangkap dalam suatu kondisi yang super berbahaya. Plasma balls yang dipancarkan dalam letusan permukaan matahari mungkin bisa menghancurkan jaringan listrik kita, sehingga mengakibatkan bencana dahsyat.

Daniel Becker dari University of Colorado seorang ahli cuaca angkasa adalah pencetus laporan khusus dari Academy of Science Amerika Serikat. “Sekarang semakin dekat dengan kemungkinan bencana ini, jika manusia tidak dapat mempersiapkan diri dengan matang terhadap bencana badai matahari yang akan menimpa ini. Badai matahari ini mungkin akan memutuskan pasokan listrik umat manusia, sinyal ponsel, bahkan termasuk sistem pasokan air.”

Jadi apakah badai matahari benar bisa terjadi, dan mengapa kita perlu khawatir pada tahun 2012? Pertama, badai matahari pernah terjadi pada tahun 1859. Kala itu astronom asal Inggris, Richard Carrington yang mengamati matahari, mendapati suatu hal yang tidak biasa terjadi pada permukaan matahari. Cahaya terang keluar dari permukaan matahari.

Cahaya itu membentuk gumpalan besar saat menuju bumi. Dan hanya dalam tempo 48 jam kemudian mulai menerpa dan efeknya luar biasa.

Bahkan operator telegrap terkena sengatan listrik, saat badai matahari menghantam. Saat itu, bumi layaknya dibasuh medan listrik sangat besar. Tapi pemulihan di zaman itu berlangsung sangat cepat.

Pada tahun 1859, peralatan yang ada hanyalah mesin uap dan tenaga otot. Tapi di zaman modern sekarang, kehidupan semuanya ditopang oleh listrik. Padahal badai matahari bisa menyebabkan lonjakan tenaga listrik hingga miliaran watt.

Namun, beberapa ahli menyatakan pandangan yang berbeda. Mereka mempertimbangkan dampak badai matahari terutama terkonsentrasi di luar ruang angkasa. Dan karena efek rintangan medan magnetik bumi dan atmosfer, maka pengaruh gangguannya tidak akan terlalu nyata terhadap kehidupan di bumi.

Mereka mengatakan ketika aktivitas badai matahari aktif, akan terus menerus terjadi pembakaran dan peledakan pada sunspot, pada saat sejumlah besar sinar ultraviolet dilepaskan akan menyebabkan densitas lapisan ionosfir di atas angkasa bumi meningkat mendadak, menyerap habis energi gelombang pendek, sehingga gelombang pendek sinyal radio terganggu.”

Hiiiiiy, kayaknya nyeremin ya.. Emang sih kehidupan modern bergantung pada ilmu pengetahuan dan teknologi. Dan salah satunya adalah aku yang juga menggunakan kecanggihan teknologi untuk menulis dan mempostingkan tulisan ini. Semua orang yang hidup di dunia ini pasti menggunakan kecanggihan teknologi untuk mencukupi kebutuhan mereka, termasuk aku. Jangan semena-mena sama bumi kalo mau bumi bersahabat dengan manusia. Piufffh…semoga dengan artikel dari Solopos ini, kita sebagai manusia kembali disadarkan bahwa kita harus lebih mencintai bumi dan mulai untuk hidup “hijau”. Dan kalo emang bakal terjadi badai matahari, maka kita sebagai manusia Cuma bisa berdoa dan berharap semoga dampaknya nggak terlalu nyeremin seperti apa yang diramalkan oleh beberapa ahli.

LET’S LOVE OUR EARTH FOR OUR FUTURE

28 Maret 2009

Earth Hour

Hayo2, tadi pada matiin listrik gak jam 20.30 - 21.30? Kalo aku mah udah dari jam 18.45 - 21.30. Terlalu rajin? Bukan, jadi gini ceritanya.... Jam 18.45, di rumahku tiba-tiba aja mati lampu, katanya sih ada trafo yang meledak, tapi 15 menit kemudian, beberapa rumah tetanggaku udah pada nyalain lampu, huh sebel deh, lagi-lagi kayak gitu. Lumayan lama sih nunggu, apalagi hujan, ya gerimis sih tapi deg-degan juga takut ada hujan angin lagi. Jadi di rumahku itu, mau ada pemadaman listrik ato mati lampu, semua kabel harus dicabut dan semua lampu dimatiin, ya buat mencegah aja hal-hal yang gak diingiinkan plus sekalian biar awet barang-barang elektroniknya, hehehehehe... Berhubung aku cinta banget sama bumi, aku ikut deh aksi Earth Hour, matiin listrik dari jam 20.30 - 21.30. Jam 20.15 ada petugas PLN yang benerinRumahku sih udah nyala listriknya, tapi tetep aja kumatiin, buat EH. Cuma satu aja sih yang gak kumatiin, kulkas, soalnya kabelnya nyempil di belakang buffet. Setengah panik juga sih nunggu satu jam tanpa listrik, karena di rumahku hujan mulai agak deres. Ironisnya, tetangga-tetanggaku pada tanya ke papaku kenapa rumahku masih gelap, padahal semua rumah di daerahku udah pada nyala listriknya, dijelasin deh sama papaku kalo lagi ikutan EH, tapi mereka cuma "O",.bener-bener deh... Penantian selama 1 jam tanpa listrik emang bikin aku lumayan gelisah, tapi buat bumiku tercinta, gak apa-apa deh... Ada cerita dari temenku, Cik Kesh panggilan sayang buatnya, EH kan udah lewat, udah boleh nyalain listrik kan kalo udah lebih dari jam 21.30, eh dia malah keasikan sama lilinnya...
Dan aku ngerasain 1 jam tanpa listrik bener-bener bikin ribet, apalagi tanpa lampu, asli........ Dari sini aku lebih bisa belajar buat gak boros listrik dan bener-bener menghargai listrik. Masih ada lho saudara-saudara kita di daerah lain yang belum bisa menikmati listrik. Jadi, hemat listrik merupakan salah satu langkah buat SAVE OUR EARTH!!!! Setuju gak?????

27 Maret 2009

Kalo pada masih peduli sama bumi....

Kalo kamu masih peduli sama bumi, ayo dukung EARTH HOUR, 28 Maret dengan MEMATIKAN SEMUA LAMPU dan LISTRIK RUMAH pada pukul 20.30 - 21.30 1 jam memberi pengaruh yang besar buat bumi kita tercinta. Jadi kalo kamu ngaku masih peduli bumi, dukung EARTH HOUR buat kita dan bumi kita tercinta!!!! Ajakin yang lain yang ngaku peduli sama bumi!!!

26 Maret 2009

Solo, 25 Maret 2009 (20.30 WIB)

Siang itu langit cerah sampe sore pun, matahari masih nongol. Jam 7 malem aku keluar rumah buat ngunci pintu pagar dan aku lihat ada beberapa bintang yang menghiasi gelapnya malam. Pas aku lagi asik internetan, dari kamar kok denger suara petir terus kilatnya gak berhenti2, langit yang tadinya ada bintang berubah menjadi merah alias mendung. Udah punya feeling gak enak nih, aku mulai rapi2in barang2 elektronik dan semua alat elektronik di kamarku aku matiin dan aku cabut kabelnya takut kesamber petir. Jarum jam nunjuk pukul 20.30, tiba2 hujan langsung turun dengan derasnya, eh disambung juga sama kilat, petir, dan angin yang dahsyat banget. Oh God, BADAI!!!!! Ku cuma bisa lihat dari balik jendela kamarku, dan gak berapa lama listrik di daerah rumahku dipadamin semua. Aku cuma bisa berdoa ma Tuhan, asli dahsyat banget hujan angin dan petirnya malam kemarin. Tiba2, gemuruh angin semakin kencang dan rasanya tempat dimana kakiku berpijak bergetar, aku juga ngerasain atap kamarku bergetar, dengan modal lampu hp, aku keluar kamar, gak taunya malah kepleset, ternyata kamarku bocor, udah banyak tetesan air hujan yang dinginnya kaya es batu, kayaknya genteng atap kamarku terbang gak tau kemana deh bersama angin yang dahsyat banget itu. Akhirnya ku mulai ambil ember dan kain pel buat ngeringin kamarku. Parahnya lagi, meja rias mama yang nebeng di kamarku kan berat banget, eh kena bocor juga. Gak tau ada kekuatan dari siapa, tiba2 aja aku kuat ngegeser meja rias itu. Dan akhirnya....hujan angin dan petir yang dahsyat banget itu mulai mereda pukul 21.30. Karena aku denger keributan di deket rumahku, aku keluar rumah, ternyata ada pohon tumbang yang nutupin jalan, bendera parpol pada jatuh, sampai tempat2 sampah pada berantakan. Thx God!!!! Gak berapa lama, listrik di daerah rumahku udah pada nyala, tapi kenapa rumahku dan beberapa tetanggaku belum nyala,. Begadang deh, apalagi hujan masih turun sampe jam 02.00. Baru jam 9 pagi tadi, listrik di rumahku udah nyala, syukurlah...piufffhh.. Dengan kejadian kayak gini, kita sebagai manusia mesti sadar, bahwa apa yang udah kita lakuin selama ini bikin bumi kita sakit. Gak mau dong ada bencana alam lagi? Let's save our earth!!!